Selasa, 07 Juni 2011

Ngurus perpanjangan STNK

Bulan Juni ini waktunya perpanjangan STNK motor Supra nih, sebelum Jatuh Tempo sebagai warga yang baik sudah diniatkan membayar ke Samsat. Karena motor masih leasing alias kredit hehehe maka saya ke tempat leasing untuk menanyakan gimana prosesnya, kata leasing kalo mau di uruskan kena biaya Rp. 50.000. Setelah pikir-pikir ala emak-emak kayaknya sayang nih uang goban bisa buat jajan anak hehehe...akhirnya diputuskan mau pake jasa pribadi alias ngerjain sendiri:) dan cuman minta ke leasing surat pengantar sebagai pengganti BPKB asli. Singkat cerita ini urutan perpanjangan STNK di wilayah Samsat Depok:

ambil surat pengantar dari leasing (bayar Rp. 10.000) ----> ke Samsat bagian TU minta stempel R2(bayar Rp. 10.000) ------> karena Samsat Depok sangat penuh maka saya langsung ke Samsat Outlet di Detos (Depok Town Square) -------> menyerahkan map yang berisi Fc STNK, Fc KTP, Fc BPKB, STNK asli, KTP asli ke petugas jaga. Duduk manis sambil ngliatin pengunjung (kalo di Detos tidak terlalu rame dan lumayan adem ada AC) sambil kadang nguap, manyun, melongo...pokoknya yang bete abis. Setelah nunggu 1 jam setengah akhirnya namaku dipanggil mba kasir yang cantik, terus maju deh bayar dan dapat STNK baru. Karena sudah jam 12 jadinya tidak ada acara liat-liat di mall tapi ngacir pulang ke kantor saja.

Nah sudah keliatan kan kalo make jasa Calo pastinya keluar uang pajak STNK plus Calo 50.000 dan kalo ngurus sendiri keluar uangnya pajak STNK plus biaya (leasing+stempel) 20.000 jadi ada selisih 30.000. Masalah cape dan bete itu udah resiko, yang penting puas dan aman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar